Pengiriman cargo via laut masih menjadi salah satu metode distribusi barang paling populer, baik untuk kebutuhan bisnis skala kecil, menengah, hingga besar. Jika kamu sering melakukan pengiriman dalam jumlah besar, lintas pulau, bahkan lintas negara, metode ini bisa jadi solusi paling efisien dari segi biaya.
Namun, sebelum menggunakan layanan pengiriman cargo laut, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami. Melalui artikel ini, kami akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, jenis layanan, keuntungan, hingga tips agar pengiriman berjalan lancar.
Apa Itu Pengiriman Cargo via Laut?
Pengiriman cargo via laut adalah proses pengangkutan barang dalam jumlah besar menggunakan kapal laut melalui jalur perairan. Biasanya pengiriman ini dilakukan menggunakan kapal kontainer, kapal kargo, atau kapal khusus lainnya yang dirancang untuk membawa muatan dalam kapasitas besar.
Di Indonesia sendiri, pengiriman laut menjadi pilihan utama karena negara kita berbentuk kepulauan. Banyak jalur distribusi antar kota dan antar pulau bergantung pada pelabuhan besar seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Belawan.
Karena kapasitasnya besar dan biayanya relatif lebih ekonomis dibandingkan jalur udara, pengiriman cargo laut sangat cocok untuk barang berat, barang dalam jumlah banyak, atau pengiriman proyek skala besar.
Jenis Layanan Pengiriman Cargo Laut
Sebelum kamu memilih layanan, penting untuk mengetahui beberapa jenis pengiriman cargo laut yang umum digunakan.
1. Full Container Load (FCL)
FCL adalah layanan di mana satu kontainer digunakan sepenuhnya oleh satu pengirim. Artinya, barang dalam kontainer tersebut hanya milik kamu.
Layanan ini cocok jika:
- Volume barang sangat besar
- Ingin keamanan lebih tinggi
- Tidak ingin barang dicampur dengan pengirim lain
2. Less Container Load (LCL)
Berbeda dengan FCL, LCL memungkinkan satu kontainer diisi oleh beberapa pengirim. Jadi barang kamu akan digabung dengan barang milik pihak lain.
Layanan ini cocok jika:
- Volume barang tidak terlalu besar
- Ingin lebih hemat biaya
- Pengiriman tidak terlalu mendesak
Kami biasanya menyarankan LCL untuk UMKM atau bisnis yang baru berkembang karena lebih fleksibel dari sisi anggaran.
Keuntungan Pengiriman Cargo via Laut
Mengapa banyak bisnis memilih jalur laut? Berikut beberapa keuntungan yang perlu kamu tahu:
1. Biaya Lebih Ekonomis
Jika dibandingkan dengan pengiriman udara, biaya pengiriman laut jauh lebih terjangkau, terutama untuk barang berat dan dalam jumlah besar.
2. Kapasitas Muatan Besar
Kapal kargo mampu membawa ratusan hingga ribuan kontainer dalam satu perjalanan. Ini tentu sangat menguntungkan untuk pengiriman proyek besar, alat berat, bahan bangunan, atau mesin industri.
3. Cocok untuk Barang Berat dan Oversize
Barang seperti kendaraan, mesin pabrik, material konstruksi, hingga produk ekspor-impor dalam jumlah besar lebih efisien dikirim lewat laut.
4. Jangkauan Luas
Hampir semua wilayah pesisir dan pulau besar di Indonesia terhubung dengan jalur laut. Bahkan untuk pengiriman internasional, jalur laut tetap menjadi tulang punggung perdagangan global.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengirim Cargo Laut
Agar proses pengiriman berjalan lancar, ada beberapa hal penting yang perlu kamu siapkan:
1. Dokumen Pengiriman
Untuk pengiriman domestik biasanya membutuhkan:
- Surat jalan
- Invoice
- Packing list
Sedangkan untuk pengiriman internasional, dokumennya lebih kompleks seperti Bill of Lading (B/L), dokumen bea cukai, dan dokumen ekspor-impor lainnya.
Pastikan semua dokumen lengkap agar tidak terjadi penahanan barang di pelabuhan.
2. Estimasi Waktu Pengiriman
Pengiriman via laut memang lebih hemat biaya, tetapi waktu tempuhnya lebih lama dibandingkan udara. Jadi kamu perlu menyesuaikan jadwal distribusi agar tidak mengganggu operasional bisnis.
3. Packing yang Aman
Karena perjalanan laut bisa memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu, packing harus benar-benar kuat dan tahan terhadap:
- Guncangan
- Kelembapan
- Perubahan suhu
Kami selalu menyarankan penggunaan pallet, wrapping plastik tebal, dan kemasan kayu untuk barang bernilai tinggi.
4. Asuransi Pengiriman
Untuk meminimalkan risiko kerugian, kamu sebaiknya menggunakan asuransi cargo. Risiko seperti kerusakan, kehilangan, atau kecelakaan kapal memang jarang terjadi, tetapi tetap perlu diantisipasi.
Proses Pengiriman Cargo via Laut Secara Umum
Agar kamu punya gambaran, berikut alur umum pengiriman cargo laut:
- Barang dijemput atau dikirim ke gudang ekspedisi
- Proses pengepakan dan pengelompokan (jika LCL)
- Pengiriman ke pelabuhan
- Proses loading ke kapal
- Pengiriman menuju pelabuhan tujuan
- Proses bongkar muat
- Pengantaran ke alamat penerima
Setiap tahap memerlukan koordinasi yang baik antara pengirim, ekspedisi, dan pihak pelabuhan.
Tips Memilih Jasa Pengiriman Cargo Laut
Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips dari kami:
- Pilih perusahaan yang berpengalaman dan memiliki jaringan luas
- Pastikan transparansi biaya (tidak ada biaya tersembunyi)
- Tanyakan estimasi waktu secara detail
- Pastikan tersedia layanan tracking
- Cek review atau testimoni pelanggan
Dengan memilih jasa yang tepat, kamu bisa menghemat biaya sekaligus memastikan barang sampai dengan aman.
Jika kamu sedang mencari jasa pengiriman barang, kamu bisa gunakan Pengiriman Cargo! Langsung saja konsultasi bersama tim kami sekarang!